Perubahan Pendekatan Amerika Serikat Terhadap One China Policy Di Era Presiden Donald Trump
Keywords:
One China Policy, Donald Trump, Cina, Taiwan, Politik Luar NegeriAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan yang terjadi terhadap pendekatan Amerika Serikat terhadap One China Policy yang awalnya menggunakan strategi engagement menjadi containment. One China Policy telah menjadi pilar utama dalam terbentuknya kerja sama antara Amerika Serikat dan Cina sejak dekade 1970-an. Namun, kebijakan ini mengalami pergeseran pendekatan setelah Donald Trump menjadi Presiden Amerika Serikat. Hal ini memunculkan gap penelitian tentang mengapa terjadi perubahan pendekatan di era Donald Trump. Penelitian ini menggunakan metode eksplanatif dengan pendekatan kualitatif untuk menggali faktor- faktor yang mempengaruhi perubahan tersebut dan melihat bentuk perubahannya. Penulis juga menggunaka teori neoclassical realisme sebagai teori untuk menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya perubahan. Data diperoleh melalui analisis dokumen resmi, pernyataan kebijakan yang berkaitan dengan perubahan pendekatan, dan juga dari portal-portal berita terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan strategi pendekatan Amerika Serikat yang tadinya menggunakan strategi engagement menjadi containment. Hal ini menyebabkan adanya perubahan seperti timbulnya pernyataan Donald Trump yang menginginkan peninjauan kembali One China Policy dan peningkatan kerja sama antara Amerika Serikat dan Taiwan. Ini semua dipengaruhi oleh faktor ekonomi dan keamanan nasional, juga oleh faktor ideologis dan politik internal Amerika Serikat, yang memandang adanya peningkatan kekuatan militer dan ekonomi Cina merupakan suatu ancaman bagi status quo Amerika Serikat.